Penyebab terjadinya kabut
Kabut merupakan kumpulan titik-tiki uap air yang berada di dekat permukaan tanah dan kemudian berkondensasi menjadi seperti awan. Kondensasi adalah proses perubahan bentuk dari zat padat atau gas menjadi cair. Biasanya terjadinya kabut ini sering terjadi di daerah dataran tinggi. Namun, di musim hujan seperti ini biasanya pembentukan kabut cenderung merata, baik di dataran tinggi ataupun dataran rendah. Hal ini disebabkan oleh kelembaban udara saat hujan lebih dibandingkan di musim panas serta hawa dingin yang merata di hampir seluruh wilayah.
Wilayah yang sering terjadi kabut yaitu wilayah Grand Banks terletak di lepas pantai pulau Newfoundland, Kanada. Ini terjadi karena di tempat ini merupakan pertemuan arus Labrador yang dingin dari utara dengan arus Teluk yang hangat dari selatan. Sementara itu, wilayah yang paling berkabut di dunia terletak di Point Reyes, California dan Argentia, Newfoundland, yang diselimuti kabut lebih dari 200 hari dalam setahun. Wah hampir sepanjang tahun ya dipenuhi kabutnya.
Syarat terjadinya kabut:
Bercampurnya udara yang sejuk dengan udara yang lebih hangat sebagai akibat dari adanya aliran udara.
Ketika aliran udara rendah, proses pendinginan uap air berlangsung di atas permukaan tanah. Saat aliran udara meningkat secara drastis, poses pendinginan berlangsung di tempat yang tinggi dan membentuk awan. Pencampuran antar udara dingin dan udara hangat ini dibantu oleh tiupan angin sehingga membentuk kabut.
Komentar
Posting Komentar